![]() |
| Manajemen Barito Putera dengan para suporter di Graha YN’S Center, Banjarmasin Senin (26/10/2026) sore |
BANJARMASIN, insertkalimantan.com – PS Barito Putera membidik enam poin dari dua laga kandang pada Pegadaian Championship 2026/2027. Target tersebut menjadi momentum penting bagi Laskar Antasari untuk menjaga tren positif sekaligus memperkuat posisi dalam persaingan menuju Liga 1.
Target itu mengemuka dalam pertemuan manajemen Barito Putera dengan para suporter di Graha YN’S Center, Banjarmasin, Senin (26/10/2026) sore. Pertemuan yang digagas Manajer Barito Putera, Yuni Abdi Nur Sulaiman atau Haji Iyun, tersebut menjadi ajang konsolidasi untuk memperkuat kebersamaan dan dukungan menjelang dua pertandingan kandang.
CEO Barito Putera, Hasnuryadi Sulaiman, yang turut hadir dalam pertemuan itu menegaskan, suporter memiliki peran penting dalam menjaga semangat perjuangan tim. Dukungan dari tribun diharapkan mampu menjadi energi tambahan bagi para pemain untuk tampil maksimal.
Hasnuryadi menyebut, kebersamaan antara manajemen, pemain, dan suporter juga menjadi bagian dari upaya meneruskan amanah orangtuanya untuk menjaga kecintaan terhadap klub kebanggaan masyarakat Kalimantan Selatan tersebut.
“Intinya kita bersama-sama berharap wujudkan Barito Putera kembali ke Liga 1,” ujar Hasnuryadi.
Namun, ambisi kembali ke kasta tertinggi sepak bola nasional itu harus dibarengi hasil maksimal pada pertandingan terdekat. Barito Putera dijadwalkan menjamu Persis Solo pada Jumat (30/10/2026), kemudian menghadapi RANS Nusantara FC pada Minggu (8/11/2026). Kedua laga tersebut akan berlangsung di Stadion 17 Mei Banjarmasin.
Dua pertandingan kandang itu menjadi kesempatan bagi Laskar Antasari untuk merealisasikan target enam poin. Manajemen pun berencana kembali menggelar pertemuan setelahnya guna mengevaluasi perkembangan tim dan mematangkan langkah menghadapi pertandingan berikutnya.
Dalam kesempatan yang sama, manajemen juga memperkenalkan kembali pelatih anyar Barito Putera, Djadjang Nurdjaman, kepada para suporter.
Pelatih yang akrab disapa Djanur itu bukan sosok asing bagi Laskar Antasari. Ia pernah menangani Barito Putera pada periode 2019–2021 dan kini kembali dipercaya memimpin tim dalam persaingan Pegadaian Championship musim 2026/2027.
Berdasarkan laporan iLeague per 26 Oktober 2026, Barito Putera tengah berada dalam tren positif setelah mencatatkan tiga kemenangan beruntun tanpa kebobolan. Catatan tersebut menjadi modal penting menjelang dua laga kandang, meski tim masih perlu membenahi sejumlah aspek permainan.
Djanur menilai, salah satu pekerjaan rumah tim adalah meningkatkan kualitas serangan melalui skema permainan terbuka atau open play. Evaluasi tersebut menjadi penting agar Barito tidak hanya mampu menjaga pertahanan, tetapi juga semakin efektif dalam membangun peluang dan mencetak gol.
Di tengah upaya menjaga konsistensi permainan, dukungan suporter diharapkan tetap menjadi kekuatan tambahan bagi tim. Kehadiran pendukung di Stadion 17 Mei dinilai dapat meningkatkan motivasi pemain saat menghadapi lawan.
Manajer Barito Putera, Haji Iyun, menegaskan pentingnya menjaga kekompakan antara suporter dan tim. Ia berharap dukungan kepada Laskar Antasari terus mengalir, terutama dalam dua pertandingan kandang yang menjadi sasaran perolehan enam poin.
Menurutnya, dukungan tidak hanya diwujudkan melalui kehadiran dan semangat di tribun, tetapi juga melalui identitas bersama yang memperkuat rasa kebersamaan di antara para pendukung.
“Selain bagaimana kita mensupport pemain di lapangan, dengan adanya keseragaman baju itu akan lebih meningkatkan semangat kita di lapangan,” kata Haji Iyun.
Dengan tren kemenangan yang sedang terjaga, Barito Putera kini dituntut mengubah momentum positif menjadi hasil maksimal. Enam poin dari dua laga kandang bukan sekadar target manajemen, melainkan langkah penting untuk menjaga asa Laskar Antasari kembali bersaing di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.(Red)

Berita