
Sekda Balangan Fakhriyanto mewakili Bupati Balangan menyampaikan tanggapan dan jawaban kepala daerah atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD dalam Rapat Paripurna. (Foto: Ist)
PARINGIN, insertkalimantan.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Balangan menegaskan komitmennya menindaklanjuti seluruh masukan, saran, dan kritik yang disampaikan fraksi-fraksi DPRD dalam pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan APBD Kabupaten Balangan Tahun Anggaran 2026.
Komitmen tersebut disampaikan Bupati Balangan H. Abdul Hadi melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Balangan Fakhriyanto, S.Pt., M.P., saat menyampaikan tanggapan dan jawaban kepala daerah atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD dalam Rapat Paripurna di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Balangan, Senin (3/8/2026).
Dalam pidatonya, Sekda menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD, khususnya fraksi-fraksi, atas berbagai pandangan, kritik, saran, dan masukan terhadap Raperda Perubahan APBD 2026.
Menurutnya, berbagai masukan tersebut menjadi bahan evaluasi penting bagi pemerintah daerah untuk menyempurnakan dokumen perubahan anggaran sekaligus meningkatkan kualitas pelaksanaan program pembangunan.
“Seluruh kritik, saran, dan masukan dari fraksi-fraksi DPRD akan menjadi referensi dan panduan bagi kami dalam menyempurnakan Rancangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 serta dalam merealisasikannya nanti,” ujar Sekda.
Ia menjelaskan, seluruh masukan akan terlebih dahulu dibahas secara internal di lingkungan eksekutif. Namun, penyempurnaan rancangan anggaran dinilai akan lebih optimal melalui pembahasan bersama antara pemerintah daerah dan DPRD.
Karena itu, Sekda mengajak jajaran legislatif melakukan pendalaman bersama untuk menyamakan persepsi terhadap berbagai usulan yang telah disampaikan. Langkah tersebut diharapkan dapat memastikan program dan kegiatan yang dianggarkan berjalan lebih efektif, efisien, serta tepat sasaran.
Sekda juga mengapresiasi konsistensi fraksi-fraksi DPRD yang terus mengingatkan pemerintah daerah agar penyelenggaraan pemerintahan tetap berpegang pada prinsip efisiensi, efektivitas, akuntabilitas, transparansi, profesionalisme, dan tanggung jawab.
Menurutnya, prinsip-prinsip tersebut merupakan fondasi penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.
Pada kesempatan itu, Sekda turut mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan Balangan Baharat. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak semata-mata diukur dari realisasi anggaran maupun penghargaan yang diraih pemerintah daerah, tetapi juga dari peningkatan kesejahteraan masyarakat dan manfaat nyata yang dirasakan.
“Keberhasilan pembangunan pada akhirnya harus dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Karena itu, setiap program dan anggaran harus benar-benar diarahkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat dan mendukung peningkatan kesejahteraan,” ujarnya.
Menutup pidatonya, Sekda menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat hal-hal yang belum tercakup dalam tanggapan pemerintah daerah. Meski demikian, ia memastikan seluruh masukan fraksi-fraksi DPRD akan menjadi bahan pertimbangan dalam penyempurnaan kebijakan pembangunan dan pelayanan publik.
Dengan sinergi antara eksekutif dan legislatif, Pemkab Balangan optimistis pembahasan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 dapat menghasilkan kebijakan anggaran yang lebih tepat sasaran, transparan, dan berkeadilan serta memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Bumi Sanggam. (Ril/IK1)
Berita