PARINGIN, insertkalimantan.com – DPRD Kabupaten Balangan bersama Dinas PUPR Perkim menindaklanjuti aspirasi masyarakat terkait kondisi jembatan kayu yang rusak di Desa Muara Ninian RT 02, Kecamatan Juai. Peninjauan lapangan dilakukan Anggota DPRD Balangan, Fatturahman, bersama Bidang Bina Marga Dinas PUPR Perkim Balangan, Kamis (6/8/2026).
Peninjauan tersebut dilakukan setelah masyarakat menyampaikan keluhan mengenai kondisi jembatan yang mengalami kerusakan dan dinilai membahayakan keselamatan warga, terutama karena menjadi akses utama menuju kawasan perkebunan.
Fatturahman mengatakan, kondisi jembatan saat ini cukup memprihatinkan dan membutuhkan perhatian pemerintah daerah.
“Jembatan kayunya sudah mengalami kerusakan yang cukup parah. Bahkan sudah ada beberapa warga yang terjatuh saat membawa hasil produksi kebun karet melintasi jembatan tersebut,” ujarnya.
Menurutnya, hasil peninjauan lapangan diharapkan dapat menjadi dasar dalam proses pengusulan pembangunan, sehingga akses masyarakat dapat segera diperbaiki dan aktivitas warga tidak terganggu.
Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Perkim Kabupaten Balangan, Rina Aryani, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan pengukuran dan survei terhadap kondisi jembatan.
“Dari hasil pengukuran, panjang jembatan mencapai sekitar 75 meter dengan kedalaman sungai sekitar 4 meter. Hasil survei ini akan menjadi bahan usulan pada anggaran tahun 2027,” jelasnya.
Dengan kondisi tersebut, pembangunan jembatan permanen diharapkan dapat masuk dalam perencanaan dan penganggaran tahun 2027.
Warga Desa Muara Ninian, Syamsudin (50), mengapresiasi perhatian DPRD dan pemerintah daerah terhadap kondisi jembatan yang selama ini menjadi akses penting bagi masyarakat.
“Ini untuk kepentingan orang banyak. Terima kasih karena sudah mau memperbaiki jembatan yang setiap hari kami lewati untuk pergi ke kebun,” katanya.
Masyarakat berharap usulan pembangunan tersebut dapat terealisasi, mengingat keberadaan jembatan sangat penting dalam menunjang mobilitas warga sekaligus mendukung aktivitas ekonomi, khususnya para petani dan pekebun. (Ril/IK1)

Berita