Hulu Sungai Selatan, insertkalimantan.com – PT Subur Agro Makmur (SAM) terus memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui kolaborasi aktif bersama aparat dan masyarakat. Langkah antisipatif yang terukur dinilai menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan lingkungan sekaligus operasional perusahaan.
Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan pemeriksaan sarana dan prasarana (sarpras) pemadam kebakaran di lingkungan TKTD PT SAM bersama Kepolisian Sektor Daha Utara. Pemeriksaan yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Daha Utara ini dilakukan secara menyeluruh, mencakup kesiapan peralatan hingga kelengkapan prasarana pendukung.
Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa perusahaan telah memenuhi ketentuan yang berlaku sesuai Peraturan Menteri Pertanian Nomor 6 Tahun 2026. Hal ini sekaligus menegaskan bahwa sistem kesiapsiagaan PT SAM terhadap risiko kebakaran berada dalam kondisi optimal.
Tidak hanya berfokus pada kesiapan internal, PT SAM juga mengedepankan pendekatan pencegahan berbasis masyarakat. Perusahaan membina kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA) yang berperan sebagai garda terdepan dalam deteksi dini dan penanganan awal kebakaran di wilayah operasional.
Melalui program tersebut, masyarakat dibekali kemampuan pemetaan area rawan berdasarkan karakteristik biofisik, pelaksanaan patroli rutin saat musim kemarau, serta edukasi terkait pengelolaan lahan tanpa bakar.
Pendekatan ini dirancang untuk memberikan dampak berkelanjutan sekaligus memperkuat sistem perlindungan lingkungan. Langkah-langkah yang dilakukan perusahaan merupakan implementasi prinsip pencegahan yang terintegrasi dan berkelanjutan, sejalan dengan komitmen pemegang saham dalam membangun sistem mitigasi risiko yang kuat.
Komitmen PT SAM juga diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. Pada kuartal kedua 2025, perusahaan turut ambil bagian dalam Apel Kesiapsiagaan Karhutla di Kabupaten Hulu Sungai Selatan bersama pemerintah daerah, TNI/Polri, BPBD, Manggala Agni, dan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, PT SAM juga menyerahkan bantuan sarana pengendalian kebakaran berupa pompa punggung serta peralatan pemadaman awal kepada Polres Hulu Sungai Selatan sebagai bentuk dukungan nyata dalam meningkatkan kapasitas penanganan karhutla di tingkat daerah.
Melalui berbagai inisiatif ini, PT Subur Agro Makmur menegaskan bahwa pencegahan karhutla merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan sinergi berkelanjutan. Dengan mengedepankan kesiapsiagaan, kolaborasi, serta pemberdayaan masyarakat, perusahaan berupaya memberikan kontribusi nyata dalam menjaga lingkungan sekaligus menciptakan nilai tambah bagi masyarakat sekitar.(Red)

Berita