
Ketua DPRD Kabupaten Balangan, Hj. Linda Wati, S.Sos memimpin Rapat Paripurna ke-10 Masa Sidang I Tahun Persidangan 2026 dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-23 Kabupaten Balangan, Selasa (7/4/26)
PARINGIN,insertkalimantan.com - Ketua DPRD Kabupaten Balangan, Hj. Linda Wati, S.Sos memimpin Rapat Paripurna ke-10 Masa Sidang I Tahun Persidangan 2026 dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-23 Kabupaten Balangan, Selasa (7/4/26). Rapat resmi dibuka dengan ketukan palu sidang oleh Linda Wati yang menandai dimulainya sidang terbuka untuk umum.
Suasana kegiatan berlangsung khidmat dengan dihadiri Bupati Balangan H Abdul Hadi, Wakil Bupati Balangan Akhmad Fauzi, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), anggota DPRD, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Linda Wati menekankan bahwa rapat paripurna peringatan hari jadi merupakan agenda tahunan yang memiliki makna penting sebagai wujud rasa syukur sekaligus bentuk penghargaan atas proses panjang berdirinya Kabupaten Balangan.
Ia mengingatkan bahwa terbentuknya Kabupaten Balangan tidak terlepas dari perjuangan Panitia Penuntut Kabupaten Balangan bersama masyarakat, yang kemudian ditetapkan melalui Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2003.
“Peringatan hari jadi ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi momentum untuk mengenang dan menghargai perjuangan para pendiri daerah,” ujarnya.
Lebih jauh, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan dan memperkuat sinergi dalam mendorong kemajuan pembangunan di Kabupaten Balangan.
“Memasuki usia ke-23, mari kita bersama-sama membawa Balangan menuju daerah yang lebih sejahtera, aman, berbudaya, unggul, dan terdepan,” ajaknya.
Menutup kegiatan, Linda Wati menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berhadir dan berpartisipasi sehingga rapat paripurna dapat terlaksana dengan tertib dan lancar.
Rapat paripurna ini menjadi momen strategis dalam menegaskan peran DPRD dalam mengawal jalannya pemerintahan, sekaligus memperkuat kolaborasi antara legislatif, eksekutif, dan masyarakat dalam pembangunan daerah.(Red)
Berita